
“Pentingnya Pendidikan”
Pendidikan merupakan hal yang penting dalam kehidupan manusia. Inti kehidupan manusia sebenarnya bergantung dari pendidikan. Bagaimana kita dididik, demikianlah kita bertumbuh nantinya. Kita berada pada jaman yang sedang berubah dengan cepat. Demikian juga dengan dunia pendidikan. Jaman dahulu atau yang disebut juga era pertanian, yang dikejar dalam dunia pendidikan hanyalah “IQ” semata. Sehingga yang terpenting pada jaman tersebut adalah ijazah dengan nilai tertinggi. Masa berganti, dimana sektor perindustrian menguasai – banyak sekali lahan pertanian yang berubah menjadi bangunan pabrik-pabrik. Ijazah bukan lagi menjadi tolak ukur keberhasilan seseorang, melainkan skill atau keterampilan yang dimilikinya. Yang dimaksudkan dengan keterampilan adalah kemampuan seseorang untuk melakukan sesuatu, sesuai dengan bidang/industri yang digelutinya.
Kini, teknologi informasi yang menguasai dunia. Segala hal, termasuk pendidikan, industri dan pertanian (agrikultur) digerakkan melalui komputer. Melalui internet, seseorang dapat mengakses dan menggerakkan bisnisnya tanpa harus memiliki kantor/pabrik yang besar. Dalam dunia pendidikan juga sama. Jika dahulu, pendidikan hanya satu arah, guru mengajar dan murid-murid mendengarkan dalam satu ruang kelas, lalu kemudian diadakan test dan anak yang “IQ” baik yang naik kelas. Akan tetapi, masa kini berubah. Sistem pendidikan bukan lagi satu arah dan didasarkan pada “Sistem Kompetensi Anak.”
Melalui “Sistem Kompetensi Anak” tidak ada anak yang bodoh, semua anak mampu dan memiliki kecerdasannya masing-masing. Menurut Howard Gardner, seorang pakar pendidikian terkenal, “Dalam diri setiap manusia itu ada kecerdasan-kecerdasan, bukan hanya satu bagian.” Dan kecerdasan manusia ini di bagi dalam 8 kategori kecerdasan, yaitu:
Ø Kecerdasan dalam hal “linguistic”; cerdas dalam hal perkataan, fasih berbicara (tipe Sanguin dominan). Dapat menjadi guru, pengkhotbah, orator/ahli pidato.
Ø Kecerdasan dalam hal “mathematic”; cerdas dalam hal hitung-menghitung. Dapat menjadi insinyur, akuntan.
Ø Kecerdasan dalam hal “spasial”; cerdas dalam hal seni rupa. Dapat menjadi pelukis.
Ø Kecerdasan dalam hal “musical”; cerdas dalam hal seni musik. Dapat menjadi pengarang dan penggubah lagu; pemain musik dan komposer.
Ø Kecerdasan dalam hal “body linguistic”; cerdas dalam hal olahraga. Mereka yang lebih dalam hal fisik yang baik dan prima; dapat menjadi atlet, olahragawan.
Ø Kecerdasan dalam hal “inter-personal”; cerdas dalam hal membangun hubungan (approach) manusia satu dengan yang lain. Dapat menjadi juru kampanye (jurkam), humas, public relation (PR).
Ø Kecerdasan dalam hal “intra-personal”; cerdas dalam hal berpikir dan perenungan, kemampuan analistis. Dapat menjadi ahli filsafat, ahli phsikologi.
Ø Kecerdasan dalam hal “naturalis”; cerdas dalam hal ilmu botani atau flora dan fauna (kecintaan akan alam). Dapat menjadi dokter hewan, insinyur pertanian, pakar dalam hal margasatwa dan ekosistem alam.
Kesimpulan :
Pendidikan adalah hal yang penting dalam kehidupan manusia, sebab jika seseorang dari kecil tidak di didik, mereka tidak dapat menjalani hidup yang terus berkembang. Dalam era globalisasi saat ini, teknologi dan pendidikan makin berkembang. Jika seseorang dididik dari kecil, dia bisa mengikuti perkembangan jaman saat ini dengan pendidikan yang ia miliki.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar